Menyusuri Ubud: Eksotisme Bali Melalui Budaya dan Hijaunya Panorama
| 10:01:00 AM |
Genius, Malang. Keelokan gugusan pantai di Bali memang telah tersohor, tetapi eksotisme dan daya magis The Island of God ini tersebar di setiap wilayahnya, termasuk di Ubud. Kecamatan di Kabupaten Gianyar ini memang tidak memberikan pemandangan laut lepas dengan deburan ombaknya, tetapi hamparan sawah dengan atmosfer kebudayaan yang kental akan memanjakan Anda dengan cara yang berbeda. Ubud cukup dipadati wisatawan, namun tidak seramai suasana di Kuta yang cenderung ingar bingar.
Jika Anda menginginkan wisata di Bali dengan suasana yang tenang dan menyejukkan, pastikan Ubud berada dalam urutan teratas daftar perjalanan Anda. Selain karena Ubud tidak akan cukup dijelajahi dalam sehari, sekali berada di sini juga akan membuat Anda betah untuk berlama-lama tinggal. Tidak perlu khawatir untuk akomodasi. Ada banyak daftar hotel murah di Bali, termasuk kawasan Ubud, yang bisa Anda pilih.
Museum
Sebagai pusat seni dan budaya, tentu sudah selayaknya tempat wisata di Bali yang terkenal sejak 1930 ini memiliki banyak museum. Sebut saja Museum Antonio Blanco, Museum Neka, Museum Puri Lukisan, dan Museum ARMA yang selalu menarik perhatian pengunjung.
Tidak perlu heran melihat hasil karya Antonio Blanco yang dipajang. Pasangan hidup Ni Rondji ini memang tidak dapat dipisahkan dari wanita, mengingat bagaimana ia sangat memuja dan mengagungkan kaum hawa. Bahkan, sang istri yang namanya dijadikan sebagai nama restoran di kawasan museum ini pun juga pernah menjadi model lukisannya.
Setelah puas menikmati lukisan, Anda bisa menikmati waktu di restoran Ni Rondji yang terletak di bagian lebih atas. Di sini, Anda bisa menikmati pemandangan hijau Ubud yang asri dan mengesankan. Selain menyajikan suguhan panorama yang apik, menu yang tersedia di restoran ini juga tak akan mengecewakan.
Museum yang menyimpan dua buah lukisan karya Affandi ini terbagi atas enam bangunan. Penataan koleksinya pun didasarkan pada tema, gaya, dan bahkan penghargaan yang dimiliki oleh seniman pembuatnya. Seperti contoh adalah Paviliun Gusti Nyoman Lempad. Di sini, sebanyak 18 lukisan karya beliau yang menceritakan kisah Mahabharata, cerita rakyat dan masyarakat Bali, serta seri Bayut dipamerkan.
Museum ini didirikan oleh masyarakat Bali bersama dengan Rudolf Bonnet, seorang pelukis asal Belanda. Dengan demikian, lukisan yang ada pun tidak terbatas lukisan karya seniman lokal, namun juga karya dari ekspatriat Eropa. I Gusti Nyoman Lempad juga menjadi bagian dari museum ini. Ia melukis mural yang merupakan replika penggambaran asli persawahan sekitar di bagian luar.
Wisata Alam dan Budaya
Selain tebing dan hamparan sawah yang juga dibuat terasiring, masih ada lagi hal menarik lainnya di Bali. Berbagai wisata alam dan budaya di bawah ini contohnya:
Pun demikian halnya dengan motor dan mobil. Anda tidak akan menemukan mesin beroda yang membelah di jalan, semuanya diletakkan di garasi rumah dengan jalur masuk yang berbeda. Sepanjang jalan, Anda akan disambut dengan keharmonisan penduduk dan sekitar 200 rumah dengan arsitektur khas Bali yang cantik.
Selain berlari dan berjalan, Anda juga bisa mengayuh sepeda di jogging track ini. Panjang lintasannya hanya sekitar 2 kilometer, tetapi pemandangan ilalang dan hamparan hijau yang mengelilingi membuat Anda tidak akan menyesal datang ke sini. Bukit ini juga diapit oleh dua anak sungai yang semakin mempercantik panorama.
Masih ada banyak yang bisa Anda lakukan dan kunjungi di Ubud seperti Pura Saraswati, Istana Tapaksiring, Gua Gajah, Pasar Seni Ubud, dan lain-lain. Nah, sudah bisa membayangkan betapa sayangnya jika hanya sehari di Ubud, kan? Pastikan Anda memanfaatkan layanan hotel murah di Bali dan segera susun rencana perjalanan ke Ubud yang menyenangkan.
Jika Anda menginginkan wisata di Bali dengan suasana yang tenang dan menyejukkan, pastikan Ubud berada dalam urutan teratas daftar perjalanan Anda. Selain karena Ubud tidak akan cukup dijelajahi dalam sehari, sekali berada di sini juga akan membuat Anda betah untuk berlama-lama tinggal. Tidak perlu khawatir untuk akomodasi. Ada banyak daftar hotel murah di Bali, termasuk kawasan Ubud, yang bisa Anda pilih.
Museum
![]() |
| Source: Ririn Susanti - flickr.com |
- Museum Antonio Blanco
Tidak perlu heran melihat hasil karya Antonio Blanco yang dipajang. Pasangan hidup Ni Rondji ini memang tidak dapat dipisahkan dari wanita, mengingat bagaimana ia sangat memuja dan mengagungkan kaum hawa. Bahkan, sang istri yang namanya dijadikan sebagai nama restoran di kawasan museum ini pun juga pernah menjadi model lukisannya.
Setelah puas menikmati lukisan, Anda bisa menikmati waktu di restoran Ni Rondji yang terletak di bagian lebih atas. Di sini, Anda bisa menikmati pemandangan hijau Ubud yang asri dan mengesankan. Selain menyajikan suguhan panorama yang apik, menu yang tersedia di restoran ini juga tak akan mengecewakan.
- Museum Neka
Museum yang menyimpan dua buah lukisan karya Affandi ini terbagi atas enam bangunan. Penataan koleksinya pun didasarkan pada tema, gaya, dan bahkan penghargaan yang dimiliki oleh seniman pembuatnya. Seperti contoh adalah Paviliun Gusti Nyoman Lempad. Di sini, sebanyak 18 lukisan karya beliau yang menceritakan kisah Mahabharata, cerita rakyat dan masyarakat Bali, serta seri Bayut dipamerkan.
- Museum Puri Lukisan
Museum ini didirikan oleh masyarakat Bali bersama dengan Rudolf Bonnet, seorang pelukis asal Belanda. Dengan demikian, lukisan yang ada pun tidak terbatas lukisan karya seniman lokal, namun juga karya dari ekspatriat Eropa. I Gusti Nyoman Lempad juga menjadi bagian dari museum ini. Ia melukis mural yang merupakan replika penggambaran asli persawahan sekitar di bagian luar.
- Museum ARMA
Wisata Alam dan Budaya
![]() |
| Source: D.Meutia - flickr.com |
- Monkey Forest
- Desa Adat Penglipuran
Pun demikian halnya dengan motor dan mobil. Anda tidak akan menemukan mesin beroda yang membelah di jalan, semuanya diletakkan di garasi rumah dengan jalur masuk yang berbeda. Sepanjang jalan, Anda akan disambut dengan keharmonisan penduduk dan sekitar 200 rumah dengan arsitektur khas Bali yang cantik.
- Campuhan Ridge Walk
Selain berlari dan berjalan, Anda juga bisa mengayuh sepeda di jogging track ini. Panjang lintasannya hanya sekitar 2 kilometer, tetapi pemandangan ilalang dan hamparan hijau yang mengelilingi membuat Anda tidak akan menyesal datang ke sini. Bukit ini juga diapit oleh dua anak sungai yang semakin mempercantik panorama.
Masih ada banyak yang bisa Anda lakukan dan kunjungi di Ubud seperti Pura Saraswati, Istana Tapaksiring, Gua Gajah, Pasar Seni Ubud, dan lain-lain. Nah, sudah bisa membayangkan betapa sayangnya jika hanya sehari di Ubud, kan? Pastikan Anda memanfaatkan layanan hotel murah di Bali dan segera susun rencana perjalanan ke Ubud yang menyenangkan.
loading...


0 comments:
Post a Comment
===============================| Rules Comment |==========================
[+] Tidak boleh berkomentar yang berbau Porn/Spam/Sara/menjatuhkan.
[+] Komentar yang beranonim tidak kami respon.
[+] Tidak Boleh ribut/bertengkar dalam berkomentar.
[+] Tidak boleh menaruh link hidup.
NB : Jika Melanggar, akan saya hapus komentar Anda.
Sekian, Terima Kasih*
=======================================================================